Tampilkan postingan dengan label dieng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dieng. Tampilkan semua postingan

Khasiat Buah Carica

Diposting oleh Aditya Ragil on Jumat, 24 Oktober 2014

Apa itu buah carica? Buah ini adalah buah semacam pepaya yang hanya tumbuh di dataran tinggi Dieng. Pada masa penjajahan Belanda buah ini masuk ke Indonesia. Awalnya buah carica tumbuh di Pegunungan Andes.

buah carica


Berbeda dengan pepaya pada umumnya buah carica berbentuk lebih kecil dan rasa yang asam khas, tetapi aromanya harum. Khususnya di kota Wonosobo, buah ini diproduksi menjadi manisan carica.

Banyak kandungan yang ada dalam buah carica ini enzim papain, berbagai macam vitamin dan kalsium. Brbagai macam manfaat manisan carica untuk kesehatan adalah sebagai berikut ini :

  1. Enzim papain di percaya bisa mempercepat proses percernaan protein.
  2. Zat Agrinin bisa menghambat tumbuhnya sel-sel kanker Payudara
  3. Kalsium sebagai sumber energi
  4. Vitamin A dalam buah carica lebih banyak daripada jumlah vitamin A pada buah wortel, dan vitamin B komplek, vitamin C dan vitamin E yang tentunya sangat baik untuk kesehatan.
Tentunya manisan carica ini sangat baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Produk manisan carica yang terkenal di Wonosobo adalah manisan carica "Sumbing Segar" produk olahan Oafindo.





More aboutKhasiat Buah Carica

Buah Carica dan Asal Muasalnya

Diposting oleh Aditya Ragil on Senin, 20 Oktober 2014

Buah carica merupakan golongan pepaya dengan nama latin Carica Pubescens. Tanaman ini berasal dari pegunungan Andes, Amerika Selatan kemudian menyebar ke berbagai wilayah Amerika Selatan, dan wilayah tropis lainnya. Salah satunya adalah di Indonesia pada masa penjajahan Belanda.

buah carica khas dieng


Indonesia, buah ini hanya tumbuh di dataran tinggi Dieng. Dengan kondisi tanah yang subur, curah hujan yang tinggi dan suhu yang dingin menjadikan tanaman carica ini bisa tumbuh dengan subur.

Suhu di Dieng yang mencapai 0 derajat celcius ini memang sangat cocok untuk pertumbuhannya. Buah ini berbeda dengan bentuk pepaya pada umumnya, buah ini lebih kecil, sekepalan orang dewasa. Getahnya kalau terkena tangan dapat tergores. Rasanya pun berbeda dengan pepaya pada umumnya, akan terasa asam, dan terasa manis disekitar selaput bijinya.

Biasanya masyrakat sekitar mengolah buah ini menjadi manisan carica. Buah carica di kupas, potong pisahkan dari bijinya, kemudian di iris-iris. Biji buah carica kemudian disaring dan direbus dengan tambahan gula tergantung selera dan tambah air. Buah carica yang sudah dalam keadaan kecil, cuci dan rebus sendiri. Matang, angkat dan tiriskan carica tersebut. Masukan ke gelas dan tambah air gula dan perasan biji carica tersebut. Manisan carica siap di makan. Akan terasa lebih nikmat bila disajikan dalam kondisi dingin.

Selain menyegarkan buah carica sangat baik untuk kesehatan. Kandungan yang terbanyak adalah enzim Papain, yang berguna untuk melancarkan proses pencernaan protein. Vitamin A, vitamin B komplek, vitamin C dan vitamin E. Dan zat Agrinin yang dipercaya bisa menghambat tumbuhnya sel-sel kanker payudara.
More aboutBuah Carica dan Asal Muasalnya

Pesona Dieng, Negeri Diatas Awan

Diposting oleh Aditya Ragil on Sabtu, 18 Oktober 2014

Dieng merupakan dataran tinggi yang dikelilinggi oleh pegunungan-pegunungan hijau. Dataran yang terletak di Jawa Tengah ini memang memiliki daya tarik tersendiri untuk Wisatawan domestik ataupun mancanegara.


dieng


Beberapa wisatawan menamakan Dieng dengan Surga Tersembunyi di Pulau Jawa. Sebutan tersebut merupakan makna kiasan yang menunjukkan betapa indahnya pemandangan dataran tinggi Dieng.

Wilayah Dieng sendiri terdapat dua wilayah Kabupaten. Dieng Kulon masuk dalam kawasan Kabupaten Batur, Banjarnegara, sedangkan Dieng Wetan masuk dalam kawasan Kabupaten Wonosobo.

Dataran tinggi Dieng berada dalam 2.000 m DPL (diatas permukaan laut), dengan suhu antara 8-22 derajat Celcius pada musim kemarau, bila musim hujan suhu dapat turun drastis bisa mencapai 0 derajat Celcius.

Jalur menuju Dieng juga cukup mudah, misal dari arah Yogyakarta, bisa Yogyakarta-Sleman-Tempel dilanjut jalur Magelang-Secang – Temanggung-Parakan – Kertek-Wonosobo – Kejajar -Dieng. Atau melalui Jalur Purwokerto - Sokaraja – Purbalingga-Bukateja – Klampok-Banjarnegara – Selomerto-Wonosobo – Kejajar-Dieng.

Sepanjang perjalanan Anda menuju Dieng akan disuguhi panorama indah di sepanjang kanan kiri jalan dengan suasana jalan yang berliku-liku dan pemandangan gunung. Hal tersebut menjadikan Anda tak ingin melewatkan setiap pandangannya.
More aboutPesona Dieng, Negeri Diatas Awan